JEMBER, MediaJember.com – Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan provinsi di Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, kembali menuai keluhan warga. Kondisi ini dinilai mengganggu arus lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan, Selasa (19/5/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Lapak pedagang dan kendaraan pembeli yang parkir di tepi jalan membuat badan jalan menyempit. Akibatnya, kendaraan harus melambat dan antrean panjang sering terjadi pada jam sibuk, terutama di sekitar pasar dan pusat aktivitas masyarakat.

Warga menilai persoalan ini perlu segera ditangani. Jalan provinsi merupakan jalur utama mobilitas masyarakat yang harus tetap aman dan lancar.

Pengguna sepeda motor menjadi pihak yang paling rentan. Mereka kerap bermanuver menghindari kendaraan yang parkir sembarangan di sekitar lapak PKL.

Salah seorang warga Kencong, M. Soleh, mengatakan masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret. Menurutnya, penataan harus tetap memperhatikan nasib pedagang kecil.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Camat Kencong. Harapannya ada penataan yang baik sehingga pedagang tetap dapat mencari nafkah, namun keselamatan pengguna jalan juga terjaga,” ujarnya.

Warga meminta pemerintah bertindak tegas namun humanis. Penataan dinilai harus mampu menyeimbangkan kepentingan ekonomi masyarakat dengan kepentingan umum.

Keberadaan PKL di bahu jalan dinilai bertentangan dengan Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia yang menetapkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, serta Peraturan Daerah Kabupaten Jember Nomor 6 Tahun 2024 tentang ketertiban umum.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh. Penyediaan lokasi khusus bagi PKL dinilai menjadi solusi agar aktivitas perdagangan tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi jalan.

Baca Juga  Kebun Mumbul Konsisten Gelar Donor Darah, Perkuat Stok PMI Jember

Hingga kini, aktivitas PKL di bahu jalan provinsi wilayah Kencong masih berlangsung. Kondisi tersebut terus menjadi perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas setiap hari. (sam)