Mendekati Idul Fitri 1445H, Warga Bondowoso Masih Kesulitan Membeli Gas Melon

- Jurnalis

Rabu, 3 April 2024 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bondowoso, MEDIAJEMBER.com — Masyarakat kota Bondowoso Jawa Timur sebagian masih kesulitan untuk membeli isian gas tabung 3 kilogram bersubsidi yang dikenal sebutan Gas Melon.

Seperti pantauan mediajember.com yang terjadi  di desa Sekar Putih, kecamatan Tegal Ampel, Bondowoso pada Selasa (02/04/2024).

Pemilik warung kopi, ibu Haryati kesulitan memperoleh isi tabung gas melon. Menyikapi persoalan itu, dia harus berfikir kreatif agar tetap bisa berjualan.

Dia berinisiatif dan berinovasi dengan membuat tungku darurat, dengan bahan minyak tanah dan arang untuk memasak buat berjualan. Karena sejak pagi sampai sore tidak ada toko yang menjual isian gas melon yang 3 Kilogram.

Baca Juga :  Puskesmas Balung Bersama Kader Posyandu Balung Kulon Melaksanakan PIN Polio

“Saya sampai meminta tolong tukang becak dan tukang ojek untuk membantu membelikan gas agar bisa berjualan. Namun semua toko di sekitar kecamatan Tegal Ampel, mengatakan kosong,” kata Bu Haryati.
Ada obrolan menarik juga di warung kopi ibu Haryati terkait sulitnya beli isian gas 3 kilogram.  Seorang pembeli bernama Heribowo sambil menunggu beduk buka puasa, datang ke warung untuk membeli es buah.

Baca Juga :  Remas Al Ikhlas Kelurahan Sekarputih Bondowoso Berjibaku Percantik Masjid Sambut Sholat Idul Fitri 1445 H

“Saya sampai pinjam mobil teman bayar 200 ribu rupiah, urunan bersama tetangga pergi ke Besuki Situbondo untuk beli gas. Karena di sana penjualan gas normal.” katanya.
Namun itu tidak terjadi di Bondowoso, karena harga gas saat ini bervariasi di setiap toko. Harga terendah 18ribu, lanjutnya.

Hal serupa disampaikan pembeli bernama Bambang, di daerah sekitar rumahnya sebagian toko menjualnya sampai 25ribu.

Baca Juga :  Satlantas Polres Jember Operasi Kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL)

“Kita tetap membeli walau harganya sudah tidak wajar,  sampai 25 ribu. Mau gimana lagi, kita hanya bisa berkeluh kesah tanpa bisa berbuat. Warung saya sampai tutup karena gas mahal,” kata  Bambang yang sehari-hari menjual gorengan.

Semoga keluh kesah warga segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait. Supaya Gas  melon tidak lagi sulit dan mahal di saat warga harus bergembira menyambut hari raya Idhul Fitri 1445H yang sudah tinggal menghitung hari. (bal)

Penulis : Iqbal Tarkat Jr.

Berita Terkait

Remas Al Ikhlas Kelurahan Sekarputih Bondowoso Berjibaku Percantik Masjid Sambut Sholat Idul Fitri 1445 H
Serba serbi ramadhan di Kampung Pecinan Bondowoso
Gus Fawaid Ungkap Solusi Atasi Kemiskinan di Jember
Serba Serbi Ramadan: Tukang Becak Peduli Lalu Lintas di Bondowoso
Jelang Idul Fitri 1445 H, Kepala Desa Kepanjen Bagikan Ratusan Bingkisan Lebaran
Gus Fawaid Merasa Aneh Ada Oknum yang Melarang Sholawatan di Desa-desa
Nelayan Puger Tidak Melaut Akibat Cuaca Buruk
Koramil Balung Tanam 100 Pohon di Desa Karang Duren
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 April 2024 - 14:13 WIB

Remas Al Ikhlas Kelurahan Sekarputih Bondowoso Berjibaku Percantik Masjid Sambut Sholat Idul Fitri 1445 H

Jumat, 5 April 2024 - 10:40 WIB

Serba serbi ramadhan di Kampung Pecinan Bondowoso

Kamis, 4 April 2024 - 23:17 WIB

Gus Fawaid Ungkap Solusi Atasi Kemiskinan di Jember

Selasa, 2 April 2024 - 13:23 WIB

Serba Serbi Ramadan: Tukang Becak Peduli Lalu Lintas di Bondowoso

Selasa, 2 April 2024 - 12:13 WIB

Jelang Idul Fitri 1445 H, Kepala Desa Kepanjen Bagikan Ratusan Bingkisan Lebaran

Sabtu, 23 Maret 2024 - 21:54 WIB

Gus Fawaid Merasa Aneh Ada Oknum yang Melarang Sholawatan di Desa-desa

Minggu, 17 Maret 2024 - 18:51 WIB

Nelayan Puger Tidak Melaut Akibat Cuaca Buruk

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:29 WIB

Koramil Balung Tanam 100 Pohon di Desa Karang Duren

Berita Terbaru

Bisnis

Serba serbi ramadhan di Kampung Pecinan Bondowoso

Jumat, 5 Apr 2024 - 10:40 WIB

Daerah

Gus Fawaid Ungkap Solusi Atasi Kemiskinan di Jember

Kamis, 4 Apr 2024 - 23:17 WIB