Merasa Laporan Tidak Ditindaklanjuti, HNSI Jember dan Nelayan Sekoci Puger Wadul ke Pos AL

- Jurnalis

Minggu, 17 Maret 2024 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puger, MEDIAJEMBER.com — DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Jember bersama puluhan nelayan sekoci Puger mendatangi pos AL, Minggu (17/04/2024) sore.

Maksud kedatangan mereka untuk mengadukan  permasalahan  terkait adanya aktifitas penangkapan ikan oleh nelayan dari luar Puger.

Menurut Abdullah, persoalan penangkapan ikan oleh nelayan dari wilayah lain di Rumpung (rumpon) milik nelayan Puger sudah sangat meresahkan.

“Kami sudah resah atas tindakan pencurian ikan di rumpon milik nelayan Puger. Tindakan itu sangat merugikan kami, karena ikan milik kami habis ditangkap nelayan dari daerah lain,” jelasnya kepada awak media.

Kata dia, persoalan ini sudah pernah dilaporkan kepada pihak berwenang. Pada tahun 2023 nelayan dari wilayah lain pernah  membuat pernyataan untuk tidak mengambil ikan di rumpon nelayan Puger.

Baca Juga :  Warga Desa Kepanjen Kontra PAW Datangi Kantor Camat Salurkan Aspirasinya

“Namun kenyataannya, nelayan dari daerah lain melanggar pernyataan yang mereka buat. Kemudian sekitar 2 (dua) bulan lalu kami melaporkan kembali kepada pihak berwenang. Pihak berwajib berjanji akan melakukan penindakan setelah Pemilu, tetapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjutnya.” Jelas Abdullah.

Merasa laporan tidak direspon, nelayan Puger wadul atau mengadukan ke pos AL agar segera mendapatkan solusi, imbuh Abdullah.

Sementara, Ketua DPC HNSI Jember, Sikan mengatakan HNSI sebagai wadah nelayan akan memperjuangkan aspirasi para nelayan Puger.

“HNSI sebagai wadah penampung aspirasi dan persoalan nelayan akan mengkomunikasikan dengan pihak berwenang terkait konteks penyelesaian permasalahan.” Katanya.

Lebih lanjut Sikan menjelaskan, persoalannya yaitu Rumpon milik nelayan Puger diganggu oleh nelayan dari luar Puger. Padahal dalam perjanjian yang ditandatangani sebelumnya, nelayan dari luar berjanji tidak akan mengganggu rumpung milik nelayan Puger.

Baca Juga :  Hasil Pengundian Nomor Urut Calon Kepala Desa Kepanjen

“Perjanjian yang dilanggar, mereka mengganggu Rumpung nelayan Puger, sehingga harus ada penindakan. Kalau memang ini standartnya untuk penindakan hukum, maka ada pihak APH yang  melakukan penindakan.” Tegas Sikan.

Adapun hasil pertemuan ini, Sikan merasa optimis untuk segera dilakukan penindakan. Laporan yang sudah masuk dua bulan yang lalu itu harus segera ditindaklanjuti.

“Sekarang situasi nelayan merasa was-was, cuaca buruk tidak dapat melaut dan Rumpon terancam. Mereka gelisah, dan ini harus segera diselesaikan dan ditindaklanjuti oleh APH.” Tegas Sikan, Ketua DPC HNSI Kabupaten Jember.

Baca Juga :  Kejaksaan Negeri Jember Tetapkan dan Menahan Kepala Desa Mundurejo Sebagai Tersangka Proyek Paving Fiktif

Usai pertemuan, Komandan Pos TNI AL Puger, Lettu Laut (P) Sugeng Mujianto menyampaikan menerima dan menampung persoalan yang disampaikan nelayan Puger.

“Kita akan menindaklanjuti, melakukan pendalaman dan akan memanggil pak Casmari yang menandatangani surat perjanjian. Sebenarnya hari kami undang untuk hadir, tapi berhalangan karena cuaca buruk.” Jelasnya.

Kata Lettu Laut Sugeng, untuk menindaklanjuti permasalahan ini Pos AL akan berkoordinasi dengan Lanal Banyuwangi.

“Karena Pos AL Puger ini di bawah Lanal Banyuwangi, akan kami koordinasikan dengan pimpinan terkait penindakan terhadap pak Casmani yang bertanggungjawab dengan kegiatan tersebur.” Kata Komandan Pos TNI AL, Lettu Laut (P) Sugeng Mujianto.

Penulis : Heri Santoso

Berita Terkait

Terdampak Banjir Rob, Jembatan di Jalur Lintas Selatan Jember Ambles
Jaga Kebutuhan Pangan Bulan Ramadan, DPC HKTI Jember Gelontorkan 5 Ton Beras Murah
Pemilu 2024 Memakan Korban, Saksi TPS Partai Amanat Nasional di Bondowoso Meninggal Dunia
DPC HNSI Jember Siap Mendukung Program Pemerintah dan Sukseskan Pemilu 2024 Aman dan Damai
Beberapa Area Bondowoso Terjadi Kemacetan Akibat Genangan Air Hujan
SKB Serahkan Bantuan Kepada Korban Rumah Roboh di Desa Karang Semanding
PMI Jember Beri Bantuan Sembako Korban Sambaran Petir
Diduga Akibat Kebocoran Gas, Dapur Penggorengan Krupuk Milik Warga Balung Kulon Ludes Terbakar
Berita ini 298 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 April 2024 - 14:13 WIB

Remas Al Ikhlas Kelurahan Sekarputih Bondowoso Berjibaku Percantik Masjid Sambut Sholat Idul Fitri 1445 H

Jumat, 5 April 2024 - 10:40 WIB

Serba serbi ramadhan di Kampung Pecinan Bondowoso

Kamis, 4 April 2024 - 23:17 WIB

Gus Fawaid Ungkap Solusi Atasi Kemiskinan di Jember

Selasa, 2 April 2024 - 13:23 WIB

Serba Serbi Ramadan: Tukang Becak Peduli Lalu Lintas di Bondowoso

Selasa, 2 April 2024 - 12:13 WIB

Jelang Idul Fitri 1445 H, Kepala Desa Kepanjen Bagikan Ratusan Bingkisan Lebaran

Sabtu, 23 Maret 2024 - 21:54 WIB

Gus Fawaid Merasa Aneh Ada Oknum yang Melarang Sholawatan di Desa-desa

Minggu, 17 Maret 2024 - 18:51 WIB

Nelayan Puger Tidak Melaut Akibat Cuaca Buruk

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:29 WIB

Koramil Balung Tanam 100 Pohon di Desa Karang Duren

Berita Terbaru

Bisnis

Serba serbi ramadhan di Kampung Pecinan Bondowoso

Jumat, 5 Apr 2024 - 10:40 WIB

Daerah

Gus Fawaid Ungkap Solusi Atasi Kemiskinan di Jember

Kamis, 4 Apr 2024 - 23:17 WIB