oleh

Tim Basket SDN Kepatihan III Jember: Misi Menjaga Tradisi Juara di Garuda Cup 2026

Dalam dunia olahraga pelajar di Kabupaten Jember, konsistensi adalah tantangan terbesar. Namun, SDN Kepatihan III Jember berhasil mematahkan stigma tersebut dengan membangun sebuah “dinasti” bola basket yang sulit digoyahkan.

Setelah mendominasi panggung juara sepanjang tahun 2024 hingga 2025, kini mata seluruh pecinta olah raga bola basket tertuju pada langkah mereka di ajang Garuda Cup 2026.

Jejak Emas: Dari Spada Cup hingga Economy Junior Championship

Perjalanan luar biasa ini dimulai ketika tim bola basket SDN Kepatihan III menggebrak di ajang Spada Cup 2024. Gelar juara pertama tersebut rupanya bukan sekadar keberuntungan, melainkan awal dari rangkaian prestasi yang tak terbendung.

Memasuki tahun 2025, tim ini seolah tampil tanpa celah di setiap turnamen yang mereka ikuti. Kemenangan demi kemenangan diraih dengan penuh perjuangan. Mulai dari keberhasilan mengamankan trofi Garuda Cup 2025, dominasi di ajang MUBL 2025, hingga keberhasilan mempertahankan gelar di Spada Cup 2025.

Tidak berhenti di situ, koleksi piala mereka semakin lengkap dengan kemenangan di Pensil Cup 2025, Santo Paulus Festival 2025, dan penutup tahun yang manis di Economy Junior Championship 2025 sebuah turnamen basket yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Bola Basket Fakultas Ekonomi Univesitas Jember.

Rentetan prestasi ini membuktikan bahwa pembinaan olah raga bola basket di SDN Kepatihan III telah mencapai level tertinggi untuk kategori sekolah dasar.

Strategi Bertangan Dingin Coach Arik Antoni dan Coach Fajri

Di balik layar kegemilangan para siswa, ada peran krusial dari pelatih Arik Antoni dan Fajri. Keduanya bukan hanya sekadar pelatih taktik, melainkan mentor yang berhasil membentuk karakter disiplin dan mental baja pada diri setiap pemain.

Baca Juga  Galeri Foto Klub Sepakbola Indonesia Persija Jakarta

Kombinasi antara latihan fisik yang disiplin dan pendekatan emosional yang kuat membuat tim ini memiliki chemistry yang luar biasa di atas lapangan. Sang pelatih kepala Arik Antoni dan dibantu asisten pelatih Fajri selalu menekankan bahwa bakat saja tidak cukup; kerja keras dan kerendahan hati adalah kunci untuk tetap berada di puncak.

Skuad Tangguh Pemburu Gelar

Kekuatan SDN Kepatihan III terletak pada kedalaman skuadnya. Setiap pemain memiliki peran vital dalam formasi serangan maupun pertahanan.

Nama-nama seperti Andika Prasetya, Bimo Nauvalino dan Vallendra seringkali menjadi motor serangan yang mematikan, sementara Fariz, Firza, dan Abizar dikenal sebagai tembok pertahanan yang sulit ditembus lawan.

Ketangkasan Revan dan Arya dalam membaca pergerakan lawan, ditambah visi bermain dari Javier dan Aldric, membuat permainan tim ini sangat dinamis.

Tidak ketinggalan, kontribusi penting dari Aldo dan Nawang yang selalu siap memberikan energi tambahan di momen-momen kritis pertandingan. Kekompakan kedua belas pemain ini adalah senjata utama yang membuat lawan-lawan mereka gentar sebelum peluit pertama dibunyikan.

Menyongsong Garuda Cup 2026: Mempertahankan Lebih Sulit daripada Merebut

Kini, tantangan besar kembali hadir. SDN Kepatihan III Jember tengah bersiap untuk berlaga di Garuda Cup 2026. Sebagai juara bertahan, beban yang dipikul tentu lebih berat. Status sebagai tim unggulan membuat setiap lawan pasti akan berusaha ekstra keras untuk menghentikan laju mereka.

Namun, dengan bekal pengalaman juara di berbagai turnamen sepanjang tahun lalu, rasa optimisme tetap membubung tinggi. Seluruh warga sekolah, orang tua, dan pendukung setia berharap tim kebanggaan mereka dapat kembali menunjukkan taringnya.

Doa dan harapan mengalir agar Andika Prasetya dan kawan-kawan dapat mempertahankan prestasi, menjaga sportivitas, dan kembali membawa pulang supremasi juara ke sekolah tercinta.

Baca Juga  Sumardji Sebut Performa Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 Tak Masuk Akal, Gagal Tembus Semifinal

Dunia basket Jember kini menanti akankah SDN Kepatihan III kembali mengukir sejarah dan memperpanjang nafas dominasi mereka di Garuda Cup 2026 yang akan berlangsung dari tanggal 2 sampai 15 Februari 2026 di Gedung Olah Raga Garuda Kaliwates Jember, Satu yang pasti, mereka tidak hanya datang untuk bertanding, tetapi mereka datang untuk menang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *