Jember, SMP Negeri 3 Jember menerima kunjungan akademik (school visit) dari delegasi dekan dan dosen Sultan Hassanal Bolkiah Institute of Education, Universiti Brunei Darussalam (UBD), bersama perwakilan Universitas Jember, pada Kamis, 5 Februari 2026.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama pendidikan lintas negara sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, delegasi yang terdiri atas seorang dekan dan dua dosen UBD melakukan sesi sharing pendidikan. Diskusi membahas sistem dan praktik pendidikan di Brunei Darussalam, serta penguatan pembelajaran berorientasi global, khususnya pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pendidikan.
Sesi ini berlangsung interaktif dan melibatkan para guru SMP Negeri 3 Jember sebagai wadah bertukar pengalaman dan wawasan pendidikan internasional.
Selain diskusi, para delegasi juga melakukan kunjungan kelas untuk melihat secara langsung proses pembelajaran yang berlangsung. Pada kesempatan tersebut, pembelajaran dilaksanakan dengan pengantar bahasa Inggris sebagai bentuk implementasi pembelajaran global serta penguatan kompetensi bahasa asing bagi siswa.
Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara SMP Negeri 3 Jember dan Sultan Hassanal Bolkiah Institute of Education UBD Brunei Darussalam. Kerja sama ini membuka peluang bagi siswa SMP Negeri 3 Jember untuk mengikuti program pertukaran pelajar (student exchange) ke Brunei Darussalam, sehingga dapat memperluas pengalaman belajar dan wawasan internasional.
Kepala SMP Negeri 3 Jember, Heru Wahyudi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam membangun jejaring internasional sekolah serta menyiapkan peserta didik agar memiliki kompetensi global tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter.
Melalui rangkaian kegiatan school visit, sharing pendidikan, observasi pembelajaran, hingga penandatanganan MoA, diharapkan terjalin kerja sama berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi guru dan siswa, sekaligus memperkuat peran sekolah dalam menghadapi tantangan pendidikan global.



