BANYUWANGI – Masyarakat nelayan Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, menggelar kegiatan selamatan nelayan pada Minggu (15/2/2026). Tradisi tahunan ini menjadi bentuk rasa syukur sekaligus doa bersama untuk keselamatan para nelayan dalam mencari nafkah di laut.

Kegiatan diselenggarakan oleh tokoh masyarakat Jagat Satrea bersama unsur pemerintah desa dan berbagai pihak terkait. Acara turut dihadiri camat, Polsek, Koramil, Basarnas, perangkat desa, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Ketua panitia Jagat Satrea menyampaikan bahwa kegiatan selamatan nelayan merupakan warisan budaya yang harus terus dilestarikan sebagai penguat kebersamaan warga pesisir.
“Kegiatan ini sebagai ungkapan syukur sekaligus doa agar para nelayan diberikan keselamatan, hasil tangkapan yang melimpah, dan dijauhkan dari segala musibah,” ujarnya.
Rangkaian acara dimeriahkan hiburan kesenian tradisional kuda lumping pada siang hari. Sementara itu, masyarakat dijadwalkan kembali berkumpul pada Senin malam (16/2/2026) untuk menyaksikan pentas tari gandrung serta hiburan musik dangdut sebagai penutup rangkaian kegiatan.
“Acara berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh antusiasme masyarakat ,yang berharap tradisi selamatan nelayan terus menjadi perekat kebersamaan warga pesisir Desa Bimorejo.”Jagat Satres,mengakhiri pembicaraan dengan jurnalis Media Jember.



