Jember, Upaya penanganan krisis air bersih yang dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember terus bergerak cepat dan masif. Kali ini, distribusi air bersih diperluas ke dua desa di Kecamatan Rambipuji, yakni Desa Nogosari dan Desa Curah Malang, untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan air layak konsumsi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Berdasarkan data di lapangan, ribuan liter air bersih telah disalurkan ke sejumlah titik prioritas. Di Desa Nogosari, bantuan menjangkau ratusan Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di empat titik. Rinciannya, di RT 03 RW 05 sebanyak 1.200 liter untuk 40 KK, RT 05 RW 06 sebanyak 1.200 liter untuk 50 KK, RT 02 RW 05 sebanyak 1.200 liter untuk 50 KK, serta RT 14 RW 03 sebanyak 1.000 liter untuk 40 KK.

Sementara itu di Desa Curah Malang, distribusi dilakukan di dua wilayah padat penduduk. Di RT 34 RW 07 disalurkan 1.200 liter untuk 50 KK, dan di RT 31 RW 07 sebanyak 1.200 liter untuk 60 KK.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, bersama sejumlah pengurus turun langsung ke lokasi pada Senin, 16 Februari 2026, untuk memastikan proses distribusi berjalan lancar, khususnya di Desa Nogosari. Ia menegaskan bahwa PMI berkomitmen merespons kebutuhan dasar masyarakat, terutama ketika sumber air warga mengalami gangguan.

“Kami ingin memastikan bantuan benar-benar sampai kepada warga yang paling membutuhkan. Saat ini distribusi kami perluas hingga ke Desa Curah Malang karena kebutuhannya juga mendesak,” ujarnya.

Kondisi sumur gali milik warga dilaporkan masih belum sepenuhnya bersih dan belum layak digunakan untuk kebutuhan memasak maupun air minum. Tandon air bersih yang dihadirkan PMI pun menjadi solusi sementara bagi masyarakat.

Sutrisno, Ketua RT setempat, menyampaikan apresiasi atas respons cepat PMI. Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu, mengingat sebagian besar sumur warga masih dalam kondisi keruh.

Baca Juga  Hujan Lebat Picu Luapan Sungai Bedadung, Sejumlah Wilayah di Jember Terendam Banjir

Selain distribusi air bersih, sehari sebelumnya tim WASH PMI Kabupaten Jember juga telah melakukan pengurasan delapan sumur warga di Desa Nogosari sebagai bagian dari upaya pemulihan akses air bersih.

PMI Kabupaten Jember menyatakan akan terus bersiaga dan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memetakan wilayah lain yang berpotensi mengalami krisis serupa, demi memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.