Jember, Penantian panjang selama dua dekade akhirnya terbayar lunas. Tim kebanggaan daerah, Persid Jember, resmi meraih posisi juara ketiga Liga 4 Jawa Timur usai menaklukkan Persinga Ngawi dengan skor meyakinkan 4-1. Laga penentuan itu digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan pada Minggu lalu.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sehari setelah kemenangan tersebut, Bupati Jember, Muhammad Fawait yang akrab disapa Gus Fawait, menyambut langsung kedatangan tim di Hall Prajamukti Pemkab Jember, Senin (16/2/2026) malam. Penyambutan itu menjadi simbol kebanggaan sekaligus bentuk apresiasi atas perjuangan luar biasa para pemain yang berhasil mencatatkan sejarah baru bagi sepak bola Jember.

Meski belum meraih gelar juara pertama, capaian Persid terbilang istimewa. Dari total 14 pertandingan atau 1.260 menit waktu normal, Persid menjadi satu dari hanya dua tim yang tak terkalahkan. Konsistensi permainan, kerja keras, dan disiplin tinggi menjadi fondasi utama hingga akhirnya mereka memastikan tiket ke Liga 4 Nasional.

Gus Fawait mengaku bangga atas prestasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan Persid menjadi kejutan yang membahagiakan bagi dirinya dan masyarakat Jember.

“Ini surprise bagi saya dan tentunya seluruh masyarakat Kabupaten Jember. Penantian 20 tahun akhirnya terjawab. Tekad kuat anak-anak muda Persid membuktikan hari ini mereka bisa masuk Liga 4 Nasional dan meraih juara tiga. Ini prestasi luar biasa,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa prestasi non-akademik seperti olahraga harus mendapat perhatian setara dengan capaian akademik. Pemerintah Kabupaten Jember, lanjutnya, akan memberikan dukungan nyata berupa bantuan pendidikan bagi para pemain yang ingin melanjutkan kuliah.

“Bagi pemain Persid yang ingin kuliah, sudah menjadi keharusan bagi Pemkab untuk memprioritaskan mereka. Di mana pun kampusnya, akan kita dukung,” tegasnya.

Baca Juga  Pemkab Jember Ajak Mahasiswa Penerima Beasiswa Cinta Bergema Promosikan Potensi Daerah

Lebih lanjut, Gus Fawait menekankan pentingnya penguatan manajemen serta kolaborasi lintas sektor agar Persid berkembang menjadi klub yang lebih besar. Ia berharap ke depan Persid tidak hanya bertumpu pada dukungan pemerintah daerah, tetapi juga mampu menggandeng dunia usaha dan berbagai elemen masyarakat.

Sementara itu, Ketua Yayasan Persid Jember, Ardi Pujo Prabowo, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tim yang diraih dalam waktu persiapan relatif singkat.

“Alhamdulillah, ini hasil komunikasi yang baik antara yayasan, manajemen, pelatih, dan pemain. Persiapan kami kurang lebih hanya satu bulan, bahkan masih dalam tahap seleksi. Namun kerja tim yang solid dan dukungan penuh dari Gus Bupati serta pemerintah daerah membuat kami bisa sampai di titik ini,” jelasnya.

Walau sempat menargetkan gelar juara pertama, Ardi menilai posisi ketiga tetap menjadi pencapaian yang patut dibanggakan. Evaluasi terus dilakukan untuk memperkuat skuad menjelang Liga 4 Nasional. Saat ini, sekitar sembilan hingga sepuluh pemain tengah menjalani tahap trial guna menambah kedalaman tim.

Ardi juga berharap Jember dapat dipercaya menjadi tuan rumah Liga 4 Nasional. Menurutnya, momentum tersebut tidak hanya berdampak pada prestasi olahraga, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian daerah.

“Kalau Jember menjadi tuan rumah, banyak UMKM bergerak, perputaran ekonomi meningkat. Ini momentum kebangkitan, bukan hanya bagi sepak bola, tetapi juga bagi masyarakat Jember,” pungkasnya.