Jember, Gelombang tinggi kembali menelan korban jiwa di kawasan Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember. Peristiwa tragis ini terjadi saat kondisi ombak laut selatan sedang tidak bersahabat, dengan ketinggian gelombang yang berbahaya bagi aktivitas di pesisir.

Ironisnya, kejadian ini terjadi meskipun pihak berwenang telah berulang kali mengeluarkan imbauan dan larangan keras kepada pengunjung untuk tidak mandi atau berenang di laut. Papan peringatan pun telah dipasang di sejumlah titik rawan sebagai bentuk antisipasi.
Namun, masih ada pengunjung yang nekat mengabaikan peringatan tersebut. Salah satunya adalah korban asal Desa Kraton yang tetap mandi di laut hingga akhirnya terseret ombak besar ke tengah.
Tim gabungan dari relawan, aparat, serta warga setempat langsung bergerak cepat melakukan pencarian dan evakuasi. Setelah proses pencarian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Giman (54), warga Dusun Sidoganti, Desa Kraton, Kecamatan Kencong. Peristiwa ini kembali menambah daftar panjang kecelakaan laut di kawasan tersebut.
Kapolsek Kencong, Sunarto, menjelaskan bahwa kejadian terjadi pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 09.45 WIB.
“Korban saat itu sedang mandi di laut, kemudian terseret ombak hingga ke tengah dan sempat menghilang. Kami bersama TNI dan tim relawan berupaya melakukan penyelamatan, namun korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.
Pihak kepolisian bersama TNI, tim relawan, dan Pokdarwis Desa Paseban kembali mengingatkan masyarakat serta wisatawan untuk lebih berhati-hati dan mematuhi larangan yang telah dipasang.
Karakter ombak di pantai selatan yang besar dan arus yang kuat menjadi ancaman serius jika tidak diwaspadai. Kesadaran dan kepatuhan pengunjung terhadap aturan keselamatan menjadi kunci utama untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.



