Wuluhan, MEDIAJEMBER — Warga Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, Jember, digemparkan penemuan mayat pria di Sungai Afur, Kamis sore. Korban ditemukan mengapung sekitar pukul 15.47 WIB dalam kondisi tengkurap, Kamis (09/04/2026).

Korban diketahui berinisial BN, 60 tahun, warga Dusun Demangan. Keluarga menduga korban terpeleset saat beraktivitas di bantaran sungai.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Hasim, 45 tahun, bersama Muflihatul Karomah, 42 tahun. Keduanya merupakan keluarga korban sekaligus warga Dusun Demangan.
Hasim menjelaskan, korban terakhir terlihat keluar rumah sekitar pukul 05.00 WIB. Sejak saat itu, korban tidak kembali hingga sore hari.
Keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar rumah dan bantaran sungai. Sekitar pukul 15.47 WIB, korban ditemukan mengambang dalam kondisi tengkurap.
Hasim segera melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat Desa Kesilir. Laporan diteruskan ke Polsek Wuluhan untuk penanganan lebih lanjut.
Petugas Polsek Wuluhan langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi kemudian berkoordinasi dengan perangkat desa dan warga setempat.
Proses evakuasi dilakukan bersama oleh petugas dan warga sekitar. Jenazah berhasil diangkat dari sungai tanpa kendala berarti.
Korban diketahui berinisial BN, 60 tahun, warga Dusun Demangan, Desa Kesilir. Keluarga memastikan identitas korban dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
Petugas medis dari Puskesmas Wuluhan melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Kapolsek Wuluhan, Iptu Handoko Dardhak Saputro, menyatakan korban memiliki riwayat penyakit epilepsi. Penyakit tersebut diduga menjadi faktor penyebab korban terjatuh ke sungai.
Polisi menyimpulkan tidak ada unsur kriminal dalam kejadian tersebut. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (sam)



