Balung, MediaJember – Luapan Sungai Bedadung merendam ratusan rumah di Kecamatan Balung, Jumat (13/2/2026) dini hari. Air meluap sejak pukul 02.00 WIB. Hujan deras mengguyur wilayah ini beberapa hari terakhir.

Air meluap dari saluran avur dan masuk ke permukiman warga. Banjir merendam Dusun Jogaran, Desa Gumelar. Air juga menggenangi Dusun Wetan Kali, Desa Balung Lor.
Ketinggian air mencapai sekitar satu meter. Arus semakin deras saat hujan turun. Warga bergegas mengungsi ke dataran lebih tinggi atau ke rumah sanak saudara.
Ketua RW 13 Dusun Wetan Kali, Muhklis, mencatat sekitar 400 rumah terdampak. Ia menyebut banjir kali ini terbesar di wilayahnya. Ia mengimbau warga segera mengungsi demi keselamatan.
Hidayat, warga Desa Gumelar, meninggalkan rumah bersama keluarganya. Ia menyelamatkan diri tanpa membawa banyak perabot. “Kami utamakan keselamatan keluarga,” ujarnya.

Banjir juga merendam sekitar 250 hektare sawah milik petani. Genangan air belum surut hingga pagi. Petani terancam gagal panen akibat banjir.
Akses jalan desa lumpuh total sejak dini hari. Kendaraan roda dua dan roda empat terjebak genangan. Aktivitas warga terganggu karena jalan tak bisa dilalui.
Warga mengharap pemerintah segera mengambil langkah cepat. Mereka mendesak normalisasi saluran air dilakukan. Warga juga berharap bantuan segera disalurkan.
Hingga berita ini dinaikkan air masih merendam permukiman dan sawah. Pemerintah setempat belum merilis data resmi dampak banjir. Warga masih menunggu pendataan kerugian.



